KPK Periksa Petinggi Waskita Karya

    M Sholahadhin Azhar - 15 Januari 2020 13:23 WIB
    KPK Periksa Petinggi Waskita Karya
    Ilustrasi KPK. Foto: MI
    Jakarta: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Kepala Divisi II (Wakadiv II) PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Fakih Usman. Fakih akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap Waskita Karya.

    "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (mantan Kepala Divisi II Waskita Karya, Fathor Rachman)," kata plt jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

    Pemeriksaan Fakih untuk melengkapi berkas Fathor. Penyidik juga memanggil delapan pegawai Waskita Karya lain. Mereka adalah Benny Panjaitan, Julizar, Imam Bukhori, Pius, Ferie, Muhammad Rasyid Ridho, Moyo alias Sudarmoyo, dan Tika.

    Fathor ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar. Fathor dan Yuly diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek Waskita Karya.

    Belasan proyek itu tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Proyek yang sejatinya dikerjakan perusahaan lain itu dibuat seolah-olah akan dikerjakan empat perusahaan yang telah teridentifikasi.

    Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Namun, Waskita Karya tetap membayar perusahaan subkontraktor itu.

    Perusahaan subkontraktor mengembalikan uang tersebut kepada sejumlah pihak, termasuk Fathor dan Yuly. Negara diduga merugi Rp186 miliar akibat tindakan culas ini. Angka itu didapat setelah menjumlahkan pembayaran yang dilakukan Waskita Karya kepada empat perusahaan subkontraktor itu.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id