Polri: Penyerangan di Kedubes Myanmar Kejahatan Serius

    Lukman Diah Sari - 04 September 2017 14:44 WIB
    Polri: Penyerangan di Kedubes Myanmar Kejahatan Serius
    Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul/MTVN/Lukman Diah Sari
    medcom.id, Jakarta: Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menegaskan pelemparan bom molotov di Kedutaan Besar Myanmar bukan kejahatan biasa. Masalah itu menjadi perhatian Mabes Polri.

    "Saya katakan ini bisa dikategorikan kejahatan serius," tegas Martinus di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 4 September 2017.

    Martinus menjelaskan, kedutaan besar merupakan representasi sebuah negara. Terlebih, kedutaan besar berada di dalam wilayah Indonesia.

    "Ruang-ruang daerah kedubes itu adalah sebuah negara. Sehingga ini terjadi sebuah penyerangan negara. Ini harus dipahami," ucap dia.

    Mabes Polri, beber Martinus, tengah menyelidiki kasus tersebut.  Mereka juga berupaya meringkus pelaku.

    "Ada enam diperiksa kemudian ini masih terus digali informasi yang terkait. Tapi harus dicatat, itu kejahatan serius," tegas dia.

    Kedutaan Besar Myanmar di Jalan K.H. Agus Salim dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal, Minggu 3 September 2017 dini hari. Bom dilempar ke lantai dua gedung. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.35 WIB.

    (OJE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id