KPK Periksa Internal Terkait Tudingan Orang Dalam Azis Syamsuddin

    Candra Yuri Nuralam - 16 Oktober 2021 00:11 WIB
    KPK Periksa Internal Terkait Tudingan Orang Dalam Azis Syamsuddin
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan dugaan adanya delapan bekingan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin hingga saat ini masih sekadar kabar burung. Lembaga Antikorupsi masih belum menemukan bukti pasti adanya bekingan Azis di markasnya.

    Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan pihaknya sudah memeriksa internalnya untuk mendalami dugaan bekingan Azis itu. Bahkan, KPK sudah mencari pegawai lain yang ikut menerima suap seperti yang dilakukan mantan Penyidik Stepanus Robin Pattuju.

     



    "Kalau kita katakan di tahap awal sebelum teman-teman yang masuk tes wawasan kebangsaan (TWK) itu sudah memeriksa," kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Oktober 2021.

    Karyoto mengatakan pihaknya tidak bisa menindak orang hanya didasari opini. Meskipun, dugaan bekingan Azis itu dibenarkan oleh mantan Penyidik Novel Baswedan. KPK butuh bukti untuk mempercayai adanya orang dalam Azis di dalam kantornya.

    "Nama-nama di situ tidak ada," ujar Karyoto.

    Sebelumnya, Azis disebut punya delapan orang bekingan di KPK. Novel Baswedan mengaku sudah mengetahui hal tersebut.

    Baca: Cuitan Novel Soal Bekingan Azis Syamsuddin Disebut untuk Tetap Ramaikan TWK

    Novel mengaku tahu karena dirinya merupakan orang pertama yang melaporkan permainan kotor mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Saat mengetahui tindakan Robin, Novel tidak percaya dia bermain sendiri.

    "Yang ungkap kasus ini adalah tim saya," kata Novel di akun Twitter @nazaqistsha, Rabu, 6 Oktober 2021.

    Novel tidak memerinci nama-nama orang yang diduganya membantu Robin. Namun, dia yakin orang-orang itu terafiliasi dengan Azis Syamsuddin. Nama-nama itu sudah dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

    "Saya juga sudah laporkan masalah tersebut ke Dewas tetapi tidak jalan," tutur Novel.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id