Pemberi Bantuan Palsu di Sumsel Pernah Berurusan dengan Polda Metro

    Siti Yona Hukmana - 03 Agustus 2021 10:18 WIB
    Pemberi Bantuan Palsu di Sumsel Pernah Berurusan dengan Polda Metro
    Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel menerima bantuan Rp2 triliun untuk penanganan covid-19 dari keluarga Almarhum Akidi Tio di Mapolda Sumsel, Senin, 26 Juli 2021/Istimewa



    Jakarta: Heryanty Tio, anak bungsu pengusaha asal Aceh, Akidi Tio, bukan kali ini saja berurusan dengan polisi. Dia pernah dilaporkan terkait kasus penipuan ke Polda Metro Jaya pada 2020.

    Beredar surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) di WhatsApp Group (WAG) awak media terkait kasus penipuan Heryanty Tio. Dalam SP2HP, Heryanty disebut dua kali diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

     



    SP2HP itu ditandatangani Kasubdit VI AKBP Ardi Rahananto. Heryanty dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 14 Februari 2020. Laporan teregistrasi dengan Nomor: LP/1025/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengaku belum mengetahui detail laporan kasus ini. "Saya cek dulu ya," kata Yusri saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Agustus 2021. 

    Saat ini, Heryanty tersandung kasus dugaan penipuan di Polda Sumatra Selatan (Sumsel). Kasus itu berawal saat dia memberikan bantuan dana untuk penanganan covid-19 di Palembang, Sumsel. 

    Baca: Diperiksa 9 Jam, Pemberi Bantuan Palsu Rp2 Triliun Diizinkan Pulang

    Seremonial penyerahan dana bantuan Rp2 triliun dilakukan di Polda Sumsel. Ternyata, bantuan itu palsu. Heryanty tak bisa mencairkan uang Rp2 triliun yang dijanjikan. 

    Polda Sumatera Selatan menjemput tiga anggota keluarga Akidi Tio beserta dokter pribadinya. Polisi mengklarifikasi sumbangan Rp2 triliun yang belum cair.

    Keempatnya ialah Heryanty selaku anak perempuan almarhum Akidi Tio, anak menantu Rudi Sutadi, cucu almarhum Akidi, dan dokter pribadi keluarga dr Hardi Darmawan. Mereka diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan pada Senin siang, 2 Agustus 2021. Pemeriksaan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. 

    Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait status keempat orang tersebut. Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri meminta masyarakat bersabar. Penyidik masih bekerja untuk menuntaskan kasus tersebut.

    "Berpikir positif saja, terkait proses itu nanti, saat ini tim sedang bekerja," kata jenderal bintang dua itu, Senin, 2 Agustus 2021. 


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id