Komnas HAM akan Tindak Lanjuti Laporan Warga Terhadap Perwira Polri

    Media Indonesia.com - 24 September 2021 23:04 WIB
    Komnas HAM akan Tindak Lanjuti Laporan Warga Terhadap Perwira Polri
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan pengaduan atas dugaan kesewenang-wenangan penegakan hukum dalam perkara pidana memasuki pekarangan orang lain tanpa izin, layak ditindaklanjuti. 

    "Setelah dilakukan pemantau terhadap layak tidaknya aduan, maka diputuskan bahwa aduan tersebut layak ditindaklanjuti," kata petugas bagian Pemantauan Komnas HAM, Widi, Jumat, 24 September 2021.

     



    Simpulan itu diambil saat Widi mewawancarai perwakilan keluarga pelapor, Umar Saleh. Saat ini Komnas HAM, menurut Widi, sedang menunjuk person in charge (PIC) yang akan memimpin penyelidikan aduan bernomor 138.221 itu atas nama R Lutfi. 

    "Saat ini kita sedang proses penunjukan PIC-nya," ujar dia. 

    Pada 31 Agustus 2021 lalu, Lutfi melaporkan mantan Kasubdit Harda 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Gafur Siregar, atas dugaan kesewenang-wenangan sebagai penegak hukum dalam menetapkan status tersangka untuk kedua kali dalam kasus memasuki pekarangan orang lain tanpa izin. Padahal, Polda Metro Jaya sebelumnya telah menghentikan penyidikan  perkara tersebut. 

    Umar Saleh menambahkan bahwa pihaknya akan segera menambahkan bukti kesewenang-wenangan penyidik Polda Metro Jaya. Yakni berupa tiga sprindik yang diterbitkan untuk pamannya, Lutfi. 

    "Paman saya ditersangkakan memasuki pekarangan tanpa izin, padahal tanah di Pecenongan no 40 itu adalah rumah yang sudah keluarga kami tempati turun-temurun sejak 1947," ucap Umar.

    Baca: Promosi dan Mutasi di Polri Diminta Objektif 

    Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM/Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dikonfirmasi akhir Agustus lalu memastikan pihaknya akan menganalisis laporan Lutfi.

    "Prinsipnya begini, setiap aduan akan dianalisis terlebih dahulu apakah ada unsur dugaan pelanggaran HAM-nya atau tidak," kata Ulung. 

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus beberapa waktu lalu sempat menyampaikan ke publik bahwa AKBP Gafur Siregar tidak terbukti melanggar kode etik dalam menangani perkara Lutfi.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id