comscore

Tak Ada Polantas Saat Truk Tronton Seruduk 24 Kendaraan di Balikpapan

Siti Yona Hukmana - 21 Januari 2022 21:48 WIB
Tak Ada Polantas Saat Truk Tronton Seruduk 24 Kendaraan di Balikpapan
Truk bermuatan 20 ton tabrak pengendara di lampu merah Balikpapan/Istimewa
Jakarta: Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk tronton berpelat KT 8534 AJ di lampu merah Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), diluar pantauan polisi lalu lintas (polantas). Polisi belum berada di lokasi saat kecelakaan maut terjadi.

"Iya (petugas enggak ada), kan masih pagi (kejadian) jam 06.15 WITA, biasanya anggota masih apel pagi jam segitu," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi, Jumat, 21 Januari 2022.

 



Menurut Yusuf, saat kejadian, polantas tengah menuju ke lokasi. Hal itu terlihat dari kamera tersembunyi atau closed-circuit television (CCTV).

"Petugasnya masih dalam perjalanan ya. Karena ada juga ke tempat lain yang harus diamankan, jadi pembagian tugasnya dari Polresta cukup makan waktu ya," ungkap Yusuf.  

Sopir truk tronton, Muhammad Ali, melanggar lalu lintas sebelum kecelakaan maut. Truk tronton dilarang melintas di Simpang Muara Rapak mulai pukul 06.00-21.00 WITA. Ali lolos melintasi jalan itu karena tak ada petugas kepolisian yang menyetop.

Menurut Yusuf, sopir terpaksa melintasi jalan itu. Sebab, dia telah berada di jalan tersebut beberapa jam sebelumnya. Sang sopir berangkat dari Pulau Balang menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat, sekitar pukul 05.00 WITA.

"Harusnya kan jam 6 pagi sudah tidak boleh lagi lewat, tapi karena dia tergantung di situ, jadi terpaksa dilanjutkan terus. Dia tahu sebenarnya, dia mengakui bahwa sebenarnya ada aturan melarang angkutan berat lewat situ, tapi dia karena terpaksa sudah telat, dia kesiangan jadi dia tembus juga," jelas Yusuf.

Polisi telah menetapkan sopir truk tronton itu sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran lalu lintas. Sopir telah ditahan di Polresta Balikpapan. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif.

Baca: Sopir Truk Seruduk Sejumlah Kendaraan di Balikpapan Jadi Tersangka

Ali terancam dijerat Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Beleid itu menyatakan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (4). Dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp10 juta.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di lampu merah Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) sekitar pukul 06.15 WITA pada Jumat, 21 Januari 2022. Berawal saat sopir truk tronton berangkat dari parkiran Jalan Pulau Balang Km 13, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat, sekitar pukul 05.00 WITA.

Truk kontainer jenis 20 fit itu bermuatan kapur pembersih air seberat 20 ton. Rem tak berfungsi ketika sopir mengendarai truk di depan Bank Mandiri Muara Rapak. Sopir yang tak bisa mengendalikan kecepatan karena rem blong dan jalan menurun membuat truk meluncur menabrak kendaraan yang menunggu lampu merah.

Ada 24 kendaraan kena hantam, terdiri dari enam kendaraan roda empat, dua angkot warna merah dan biru, dua mobil pribadi, serta 14 motor. Akibatnya, empat orang tewas, satu orang kritis, empat orang luka berat, dan luka ringan 26 orang. Para korban dibawa ke Rumah Sakit Khanujoso, Rumah Sakit Beriman, dan Rumah Sakit Ibnu Sina.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id