comscore

KPK Dalami Aliran Suap dalam Pengajuan Pinjaman Dana PEN Daerah

Candra Yuri Nuralam - 20 Januari 2022 13:15 WIB
KPK Dalami Aliran Suap dalam Pengajuan Pinjaman Dana PEN Daerah
Plt juru bicara KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra Nur Alam
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Jenderal Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Ardian Noervianto pada Rabu, 19 Januari 2022. Dia diminta memberikan informasi terkait kasus dugaan suap pengajuan pinjaman dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) daerah pada 2021.

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi, antara lain mengenai adanya dugaan aliran sejumlah dana dalam pengurusan dana PEN untuk beberapa pihak terkait dengan perkara ini, dan dikonfirmasi lebih jauh mengenai proses pengajuan dana PEN untuk wilayah Kabupaten Kolaka Timur," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 20 Januari 2022.

 



Ali enggan memerinci lebih jauh pertanyaan penyidik ke Ardian. Keterangannya diyakini bakal menguatkan tudingan KPK terhadap tersangka kasus ini.

Baca: KPK Selisik Dugaan Suap di Buru Selatan

Sebelumnya, KPK mengembangkan kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada 2021. Lembaga Antikorupsi menduga ada suap terkait pinjaman dana PEN daerah di kasus itu.
 
"Dalam pengembangan perkara ini, diduga ada tindak pidana korupsi lain, yaitu adanya pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait pengajuan pinjaman dana PEN daerah tahun 2021," kata Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 29 Desember 2021.
 
Ali mengatakan KPK sudah menetapkan tersangka dalam pengembangan kasus ini. Namun, namanya masih dirahasiakan lantaran kebijakan pimpinan KPK periode saat ini.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id