Brigjen Prasetyo Utomo Ditahan

    Siti Yona Hukmana - 31 Juli 2020 15:29 WIB
    Brigjen Prasetyo Utomo Ditahan
    Brigjen Prasetyo Utomo ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Istimewa
    Jakarta: Penyidik menahan Brigjen Prasetyo Utomo. Dia terlibat dalam pelarian terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra.

    "Iya (dilakukan penahanan) per Jumat, 31 Juli 2020," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono kepada Medcom.id, Jumat, 31 Juli 2020.

    Prasetyo ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri. Eks Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri itu ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, 27 Juli 2020.

    Penetapan tersangka berdasarkan alat bukti kuat. Prasetyo terbukti menerbitkan surat jalan palsu untuk Djoko Tjandra dan pengacaranya, Anita Kolopaking.

    (Baca: Brigjen Prasetyo Dicecar Pertanyaan soal Surat Jalan Djoko Tjandra)

    Prasetyo juga memerintahkan seorang dokter di Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri menerbitkan surat bebas covid-19 untuk Djoko Tjandra. Dia juga memerintahkan Kompol Joni Andrianto membakar surat jalan yang digunakan bersama Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking.

    Prasetyo dijerat Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP tentang Pembuatan Surat Palsu Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 ayat 1 KUHP tentang Pejabat yang Membiarkan Seseorang Melarikan Diri dan atau Pasal 221 ayat 1 ke-2 KUHP tentang Menyembunyikan, Menolong untuk Menghindarkan Diri dari Penyidikan atau Penahanan.

    "Brigjen Prasetyo Utomo terancam hukuman maksimal enam tahun penjara," ujar Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, Senin, 27 Juli 2020.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id