KPK Selisik Data Bansos DKI

    Theofilus Ifan Sucipto - 09 Juli 2020 13:10 WIB
    KPK Selisik Data Bansos DKI
    Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
    Jakarta: Perwakilan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Balai Kota DKI Jakarta. KPK dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membahas data bantuan sosial (bansos) untuk penanggulangan korona (covid-19).

    “Tadi (pembicaraan) berfokus pada bansos untuk keberlangsungan sosial,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Juli 2020. 

    Ghufron menyebut setiap daerah berhak mendistribusikan bansos selama pandemi. Namun, data masyarakat yang akan diberi bantuan harus disesuaikan dengan Kementerian Sosial agar tidak tumpang tindih.

    Baca: KPK Terima 303 Keluhan Terkait Distibusi Bansos

    Dia menilai distribusi bansos selama pandemi belum maksimal. Pasalnya, distribusi bantuan di tengah pandemi itu kerap bermasalah, contohnya penerima bansos ganda.

    Penerima ganda, kata Ghufron, terjadi lantaran Kemensos menganggap basis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) terpisah dengan Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal, masyarakat hanya boleh menerima salah satu bantuan.

    Namun, masalahnya, ada masyarakat prasejahtera yang sudah kesulitan sebelum pandemi terjadi. Sehingga segala bentuk bantuan bakal diterima.

    “Sehingga memungkinkan adanya penerima bantuan sosial ganda. Itu yang kami selaraskan,” ujar Ghufron.

    Dia mengimbau basis DTKS DKI segera diperbarui. Hal itu untuk mencegah praktik korupsi.

    “Kalau DTKS salah berarti bukan korupsi, kecuali ada kesengajaan untuk digelembungkan, baru itu korupsi,” tutur Ghufron.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id