Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Penggunaan Helikopter Mewah Firli

    Fachri Audhia Hafiez - 29 Juni 2020 09:27 WIB
    Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Penggunaan Helikopter Mewah Firli
    Ketua KPK Firli Bahuri menaiki helikopter. DOK Istimewa
    Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan penggunaan helikopter mewah oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Sejumlah saksi diperiksa.

    "Dewas masih akan terus kumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi-saksi dan pihak-pihak yang tahu, mendengar, melihat, dan atau memiliki info terkait isu tersebut," ujar anggota anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris di Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.

    Haris menegaskan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli tidak bisa mendengarkan keterangan dari satu orang. Pihaknya membutuhkan keterangan lebih untuk memutuskan perbuatan tersebut melanggar kode etik atau tidak.

    "Pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik, tentu tidak cukup didasarkan keterangan satu orang," ucap Haris.

    (Baca: Gugatan Disiapkan Jika Dewas KPK Tertutup Menyidang Firli)

    Firli dilaporkan ke Dewas KPK terkait penggunaan helikopter mewah untuk perjalanan dari Palembang ke Baturaja, Sumatra Selatan, Sabtu, 20 Juni 2020. Perjalanan Firli ke Baturaja untuk ziarah makam orang tua.

    Koordinator MAKI sekaligus pelapor Boyamin Saiman mengatakan Firli naik helikopter jenis Helimousine President Air yang juga pernah digunakan motivator Tung Desem Waringin. Helikopter tersebut milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO.

    Boyamin mengklaim jarak tempuh dari Palembang ke Baturaja membutuhkan waktu empat jam menggunakan mobil. Perbuatan Firli dinilai bertentangan dengan kode etik KPK yang melarang bergaya hidup mewah.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id