KPK Usulkan Pemerataan Jumlah Napi untuk Kurangi Kelebihan Kapasitas

    Candra Yuri Nuralam - 08 April 2020 09:42 WIB
    KPK Usulkan Pemerataan Jumlah Napi untuk Kurangi Kelebihan Kapasitas
    Ilustrasi Lapas. MI/Susanto
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap masalah kepenuhan kapasitas lapas bisa segera terkendali. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diminta menata narapidana dengan tepat.

    "Harapannya ke depan, Ditjen PAS bisa mempertimbangkan pemindahan dan pemisahan narapidana dari satu lapas yang padat ke lapas dengan hunian yang lebih sedikit untuk pemerataan guna mengurangi beban over kapasitas di lapas-lapas strategis," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penelitian dan Pengembangan KPK Niken Ariati di Jakarta, Rabu, 8 April 2020.

    Niken mengatakan pihaknya siap diminta masukan membantu penataan lapas. Terlebih, penataan lapas dibutuhkan untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).

    (Baca: Menkumham Akan Revisi Aturan Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas)

    "Koordinasi dan segala penetapan dengan Ditjen PAS tetap kita lakukan walau terkendala dengan situasi wabah covid-19 saat ini, bahkan kita akan turun langsung untuk melakukan pengecekan tentang pelaksanaannya di lapangan," ujar Niken.

    Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Ibnu Chuldun mengaku mengatakan pihaknya terus menggodok metode yang sesuai untuk penataan lapas. Pihaknya memberikan asimilasi pada narapidana untuk mengurangi masalah kepenuhan lapas.

    "Penanganan overstaying di seluruh UPT (unit pelaksana tugas) Pemasyarakatan telah dikebut sejak tahun lalu, melalui crash program yang telah dilaksanakan untuk pemasyarakatan zero overstaying tahun 2020," tutur Ibnu.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id