Permasalahan Rutan Salemba Dinilai Sudah Akut

    Kautsar Widya Prabowo - 13 Juli 2020 12:10 WIB
    Permasalahan Rutan Salemba Dinilai Sudah Akut
    Anggota Komisi III DPR Arsul Sani. Medcom.id/Zakaria Habib
    Jakarta: Permasalahan yang ada di rumah tahanan (Rutan) Salemba sudah menjadi rahasia umum. Hal tersebut didasari adanya kelebihan kapasitas tahanan.

    "Masalah akut lapas kita itu memang tidak berimbangnya antara ketersediaan tempat untuk menampung tahanan dengan penambahan jumlah tahanan," ujar Anggota Komisi III DPR Arsul Sani kepada Medcom.id, Senin, 13 Juli 2020.

    Asrul telah melihat secara langsung kondisi yang terjadi di Rutan Salemba. Permasalahan itu kembali mencuat setelah juru bicara Front Rakyat Indonesia for West Papua Surya Anta Ginting menceritakan kesehariannya menjalani hukuman di Rutan Salemba.

    Dia memastikan Komisi III akan membahas permasalahan Rutan Salemba saat rapat kerja bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkuham) Yasonna Laoly.

    Sebelumnya, Surya membeberkan sengkarut permasalahan yang ada di Rutan Salemba. Hal tersebut dibagikan melalui akun media sosial, Twitter @SuryaAnta.

    Pada hari pertama masuk Rutan Salemba, dia mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari tahanan lama. Surya bersama teman-temanya harus membayar Rp1 juta agar bisa menjadi penghuni Lapak Palembang.

    Sementara itu, tidak sedikit tahanan yang harus tidur di lorong karena tidak mampu membayar. Tarif tersebut diibaratkan sebagai tiket untuk masuk kamar.

    Surya juga sempat ditawari sabu secara terang-terangan di lantai dua. Barang haram itu dijajakan oleh tahanan lama.

    Selain itu, dalam foto yang ia unggah tampak ratusan tahanan tidur berjejer dan tidak ada jarak antara satu sama lain.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id