Mendagri dan Menag Diminta Koordinasi Menyikapi FPI

    Arga sumantri - 29 November 2019 13:50 WIB
    Mendagri dan Menag Diminta Koordinasi Menyikapi FPI
    Wakil Sekjen PPP Ahmad Baidowi (Awiek). Foto: MI/Suanto
    Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diminta berdialog dengan organisasi Front Pembela Islam (FPI) terkait perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI. Tito disarankan meminta penjelasan langsung terkait paham khilafah yang dinilai mengganjal perpanjangan izin FPI.

    "Itu harus diminta penjelasan, harus ada di dalam ketentuan kejelasan khilafah apa yang dimaksud FPI," kata Wakil Sekjen PPP Ahmad Baidowi (Awiek) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 29 November 2019.

    Awiek meminta Tito tak kadung apriori dengan FPI. Terlebih, Menteri Agama Fachrul Razi sudah memberi rekomendasi kalau FPI masih ormas Pancasilais. Dia berharap Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama bisa lebih berkoordinasi.

    "Harus bersinergi harus berkoordinasi satu sama lain supaya tidak terjadi perdebatan di publik," ujar dia. 

    Awiek menuturkan silang pendapat antara Mendagri dan Menag mestinya tak tampak di ruang publik. Kendati, perdebatan sebatas masalah teknis. 

    "Sebaiknya diselesaikan di dalam pemerintahan sehingga ketika ke luar menanggapi satu per satu persoalan itu satu kata," ujar dia. 

    Menag Fachrul merekomendasikan perpanjangan izin FPI. Rekomendasi itu telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

    Namun, Mendagri Tito Karnavian belum memutuskan memperpanjang izin FPI. Tito mempersoalkan visi misi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FPI. 

    FPI menghendaki penerapan Islam secara kafah di bawah naungan khilafah Islamiah melalui pelaksanaan dakwah penegakan hisbah dan pengawalan jihad dalam AD/ART. Tito menilai diksi dan definisi tersebut masih perlu dikaji dan didalami.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id