Koruptor Dana Bencana Dinilai Pantas Dihukum Mati

    Arga sumantri - 10 Desember 2019 12:39 WIB
    Koruptor Dana Bencana Dinilai Pantas Dihukum Mati
    Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Medcom.id/M Rodhi Aulia
    Jakarta: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sepakat penerapan hukuman mati pada koruptor. Utamanya, mereka yang menyunat dana bencana alam. 

    "Kalau itu saya setuju. Karena bencana alam adalah urgensi," tegas Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019. 

    Banyak orang susah dan menderita di tengah bencana. Dasco menilai keterlaluan uang bantuan bencana disalahgunakan atau dikorupsi pihak tak bertanggung jawab. 

    "Ya itu termasuk kategori berat menurut saya," ucap Politikus Gerindra itu.

    Beleid hukuman mati buat koruptor tertuang dalam Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi:

    "Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan," demikian bunyi pasal itu.

    Keadaan tertentu yang dimaksud merupakan alasan pemberatan pidana buat pelaku. Misalnya, terkait korupsi yang menyangkut urusan kemanusiaan, seperti penanggulangan keadaan bahaya, bencana alam, penanggulangan krisis ekonomi, dan hal terkait lain.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo membuka peluang koruptor dihukum mati. Asalkan, hal itu merupakan kehendak rakyat. 

    "Kalau masyarakat berkehendak seperti itu dalam rancangan UU Pidana, UU Tipikor (hukuman mati) itu dimasukkan," kata Jokowi di SMK 57 Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id