Ciri-ciri Anak Korban Pelecehan Seksual

    Fachri Audhia Hafiez - 04 Agustus 2019 03:03 WIB
    Ciri-ciri Anak Korban Pelecehan Seksual
    Pakar psikologi Muhammad Iqbal (kedua kanan). Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
    Jakarta: Fenomena kejahatan seksual pada anak masih menghantui orang tua. Selain pencegahan, orang tua diimbau memperhatikan perilaku anak bila terjadi perubahan sikap yang tak biasa.

    Pakar psikologi Muhammad Iqbal menjelaskan ciri-ciri anak korban kejahatan seksual. Salah satunya tertutup dan enggan bersosialisasi.

    "Mereka murung, menarik diri, enggan berbicara dan kemudian gelisah. Kesehatannya juga terganggu, karena dia tidak fresh. Kalau masih kecil biasanya ada gangguan saat buang air kecil atau buang air besar," kata Iqbal dalam diskusi bertajuk 'Child Grooming dan Darurat LGBT' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Iqbal mengatakan, sibuknya orang tua menjadi salah satu faktor yang membuat anak menjadi kurang perhatian. Padahal, lanjut dia, peran orang tua untuk membuka ruang komunikasi jadi pencegah terjadinya kejahatan seksual.

    Pasalnya, kejahatan seksual pada anak belakangan ini marak melalui media sosial. Baik itu berkirim pesan tak senonoh maupun foto dan video mengandung unsur pornografi, dengan pelaku mengancam korbannya.

    Iqbal menegaskan, trauma yang dialami korban kejahatan seksual pada anak tak tanggung-tanggung. Trauma bisa dirasakan hingga dewasa.

    Bila anak telah menjadi korban, ia meminta agar orang tua segera merehabilitasi. Iqbal mengatakan, paling cepat rehabilitasi dilakukan selama tiga bulan. Jika perlakukan yang didapat korban cukup berat, rehabilitasi bisa memakan waktu yang cukup lama.

    "Sistem rehab kita konseling dan pendampingan sampai kita dampingi sebagai saksi di pengadilan," ujar Iqbal.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id