comscore

Penjelasan Polri Soal Bebasnya 2 Tersangka KSP Indosurya

Siti Yona Hukmana - 28 Juni 2022 18:04 WIB
Penjelasan Polri Soal Bebasnya 2 Tersangka KSP Indosurya
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Proses pelimpahan berkas perkara tahap I kasus investasi bodong Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta alot. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut lima kali penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan. 

"Untuk ini (Indosurya) kami sudah melakukan upaya untuk menyerahkan tahap satu setiap tersangka melebihi lima kali. Artinya sampai dengan kasus ini diselesaikan ternyata masih belum lengkap," kata Agus di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juni 2022.
Akibatnya, Henry Surya dan June Indria, dua tersangka yang telah ditahan bebas demi hukum. Sebab, masa penahanannya telah mencapai 120 hari. 

Agus tak membantah kendala perlengkapan berkas terjadi karena jaksa penuntut umum (JPU) ingin seluruh korban diperiksa. Namun, dia menyadari hal itu mustahil dilakukan dengan waktu yang cepat. 

"Kalau korban 41 ribu lebih ya bagaimana mau diperiksa," ujar jenderal bintang tiga itu. 
 

Baca: Kabareskrim Perintahkan Penyidik Pecah Laporan Kasus Indosurya


Meski begitu, dia menyebut koordinasi dengan JPU telah berjalan baik. Menurutnya, komunikasi bukan hanya secara formal tapi juga informal. 

"Dalam proses penyelidikan kita sejalan dengan pihak kejaksaan dan ternyata belum dikatakan lengkap oleh karena itu ya mau tidak mau kita bebaskan (kedua tersangka)," ungkap Agus. 

Terlepas dari itu, Agus memastikan Bareskrim Polri akan terus melakukan proses penyidikan. Dia meminta penyidik menaikkan status kasus laporan polisi (LP) yang masih tahap penyelidikan ke penyidikan.

Dia mengimbau korban yang belum melapor membuat laporan ke kantor Kepolisian terdekat. Dia mengatakan Polri akan menangani kasus secara parsial atau terpisah. 

"Kita akan tangani parsial, yang penting kita tunjukkan keseriusan kita bahwa kita serius, jadi nanti kalau ini tidak P21 juga akan kita tahan dengan LP berikutnya, tidak lanjut P21 lagi kita akan tahan dengan LP yang selanjutnya," ucap mantan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) itu. 

Agus mengatakan batasan untuk menyelidiki kasus itu selama 12 tahun. Dia akan berupaya menuntaskan kasus dengan menerima seluruh laporan korban. 

"Masih lama ya, biar capek dia (tersangka), enggak apa apa, kita tunjukkan bahwa kita serius hadapi masalah ini sampai umurnya abis, biarin saja," tutur Agus. 

Dittipideksus Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka dalam kasus Indosurya. Mereka ialah Ketua KSP Indosurya, Henry Surya; Manajer Direktur Koperasi, Suwito Ayub (DPO); dan Head Admin, June Indria.

Henry dan June bebas dari tahanan karena sudah melewati batas waktu penahanan yakni 120 hari. Dia tak kunjung dilimpahkan ke Kejaksaan karena berkas belum dinyatakan lengkap.

Namun, polisi memastikan dikeluarkannya tersangka dari tahanan demi hukum tidak berarti bebas dari jeratan hukum. Melainkan, hanya dikeluarkan dari tahanan karena masa penahanannya habis dan tidak dapat diperpanjang lagi.

"Namun, penanganan perkaranya masih dilanjutkan sampai selesai atau sampai berkas perkara dinyatakan lengkap oleh JPU," kata Dittipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada Medcom.id, Senin, 27 Juni 2022.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id