comscore

Hakim PN Jaksel Perintahkan Jaksa Jemput Paksa Alvin Lim

Siti Yona Hukmana - 28 Juni 2022 09:52 WIB
Hakim PN Jaksel Perintahkan Jaksa Jemput Paksa Alvin Lim
Ilustrasi penegakan hukum. (Medcom.id)
Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memerintahkan Kejaksaan Negeri Jaksel menjemput paksa Alvin Lim, terdakwa kasus dugaan pemalsuan dan/atau penipuan dan/atau penggelapan. Surat penetapan upaya jemput paksa Alvin telah terbit. 

"Sudah diterbitkan penetapan majelis hakim, agar dihadirkan paksa kepada jaksa," kata Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Haruno saat dikonfirmasi, Selasa, 28 Juni 2022.
Upaya penjemputan paksa itu dilakukan lantaran Alvin Lim sudah dua kali tidak hadir sidang di PN Jakarta Selatan. Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Denny Wicaksono. Menurut dia,  terdakwa Alvin Lim kembali tidak hadir dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 27 Juni 2022, dengan alasan sakit. 

"Enggak datang. Iya (alasan sakit)," kata Denny saat dikonfirmasi terpisah. 

Maka itu, jaksa penuntut umum (JPU) langsung mengajukan permohonan penetapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjemput paksa terdakwa Alvin Lim. Denny mengatakan dalam penjemputan paksa itu nantinya jaksa berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. 

"Pasti (berkoordinasi dengan polisi)," ujar Denny.
 

Baca: Mardani Maming Ajukan Praperadilan


Sebelumnya, Alvin Lim mengaku tak bersalah dalam perkara dugaan tindak pidana pemalsuan dan/atau penipuan dan/atau penggelapan dan/atau TPPU oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Menurut dia, perkara yang teregister dalam Nomor: 1036/Pid.B/2018/PN.JKT.SEL sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah karena telah diputus oleh Hakim Mahkamah Agung (MA), sebagaimana Nomor: 873K/Pid/2020, 22 September 2020.

“Dalam perkara tersebut, saya tidak pernah diputus bersalah oleh hakim tingkat manapun dan Hakim MA menolak tuntutan jaksa. Jadi tidak ada vonis bersalah. Karena tuntutan tidak dapat diterima. Di PN saya sudah bebas demi hukum," kata Alvin saat dikonfirmasi, Selasa, 31 Mei 2022.

Alvin dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan tindak pidana pemalsuan dan atau penipuan dan atau penggelapan dan atau TPPU Jo orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut melakukan perbuatan, sebagaimana dalam Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan pemberantasan TPPU Jo. Pasal 55 KUHP. Laporan terdaftar dengan nomor: LP/5034/X/2017/PMJ/Ditreskrimum tanggal 17 Oktober 2017. 

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id