Tinjau Vaksinasi Massal di Bandung, Kapolri-Panglima Minta Warga Disiplin Prokes

    Siti Yona Hukmana - 10 Juni 2021 18:58 WIB
    Tinjau Vaksinasi Massal di Bandung, Kapolri-Panglima Minta Warga Disiplin Prokes
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Istimewa



    Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) saat vaksinasi covid-19. Hal itu disampaikan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Bandung, Jawa Barat.

    "Bagi masyarakat yang telah melaksanakan vaksin maupun yang masih dalam proses, saya mengingatkan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," kata Listyo dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 Juni 2021.

     



    Vaksinasi massal oleh TNI-Polri itu bakal diikuti 7.010 masyarakat se-Bandung Raya. Listyo menyebut upaya itu merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah terkait percepatan program vaksinasi massal demi memutus mata rantai penyebaran covid-19.

    Listyo meyakini program vaksinasi massal juga dapat menguatkan perekonomian nasional. Ekonomi Indonesia sempat terganggu akibat pandemi covid-19.

    "TNI-Polri telah melakukan langkah-langkah dalam mengendalikan laju covid-19 melalui pandampingan dan penguatan personel dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan," ungkap mantan Kapolda Banten itu.

    Program vaksinasi di Jawa Barat telah memasuki tahap I dan II. Total 6.781.022 orang menjalani vaksinasi dengan tenaga vaksinator TNI-Polri sebanyak 288 orang.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id