Kapolri: Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Sangat Tinggi

    Kautsar Widya Prabowo - 14 Juni 2021 12:31 WIB
    Kapolri: Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Sangat Tinggi
    Barang bukti narkoba dari kasus penyelundupan sabu jaringan Timur Tengah dipamerkan di Polda Metro Jaya, Senin, 14 Juni 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo



    Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut pandemi covid-19 tak mematikan bisnis haram narkoba. Obat-obatan terlarang itu masih beredar di tengah pengetatan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

    "Kita prihatin di tengah pandemi, kita sibuk, ternyata peredaran narkoba sangat tinggi," kata Listyo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 14 Juni 2021.

     



    Pernyataan ini disampaikan Listyo terkait pengungkapan penyelundupan 1,129 ton narkoba jenis sabu-sabu jaringan Timur Tengah asal Iran dan Afrika. Kasus ini terungkap setelah belum lama ini polisi membongkar peredaran 2,5 ton narkoba jaringan Timur Tengah yang dikendalikan dari lembaga pemasyakatan (lapas).

    Baca: Polisi Ungkap Penyelundupan 1,129 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah

    Dalam kurun waktu sebulan, kata dia, Polda Metro Jaya sudah mengungkap 3,6 ton narkoba. Jika dihitung sejak Januari 2021, polisi di Ibu Kota sudah menemukan lima ton lebih peredaran narkoba.

    "Kita prihatin Indonesia saat ini menjadi negara dengan jumlah konsumen yang sangat besar, terbukti dengan beredarnya narkoba dalam kurun waktu tak lama," jelas dia.

    Jenderal berbintang empat itu memastikan polisi tak akan membiarkan narkoba terus beredar di tengah masyarakat. Isu narkoba, kata dia, juga mendapat perhatian Presiden Joko Widodo.

    "Kita terus laksanakan perintah Presiden terus kejar, ungkap, dan menyelesaukan sampai akar-akar terkait narkoba," jelas dia.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id