Pengacara Munarman Protes Kliennya Ditangkap Sebelum Dijadikan Tersangka

    Candra Yuri Nuralam - 02 Mei 2021 15:35 WIB
    Pengacara Munarman Protes Kliennya Ditangkap Sebelum Dijadikan Tersangka
    Pengacara Munarman, Aziz Yanuar/Medcom.id/Candra.



    Jakarta: Pengacara mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Aziz Yanuar, mempertanyakan penangkapan kliennya. Munarman ditangkap sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

    "Penetapan tersangka itu tidak pernah ada sebelumnya. Kita dari keluarga tidak pernah menerima penetapan tersangka sebelum penangkapan," kata Aziz dalam diskusi Chrosscheck by Medcom.id dengan tema 'Munarman Teroris?', Minggu, 2 Mei 2021.






    Aziz mengatakan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Terorisme menegaskan polisi harus memanggil Munarman terlebih dahulu sebelum melakukan penahanan. Proses juga baru bisa dilakukan setelah polisi menetapkan Munarman sebagai tersangka.

    Baca: Barang Bukti Penangkapan Munarman Diyakini Bukan Sekadar Pembersih WC

    "Kita itu kadang tidak ada yang mengingatkan, kalau ada yang tidak benar kita ingatkan. Ini bentuk kecintaan kita terhadap NKRI, aparat penegak hukum," ujar Aziz.

    Peneliti institute for security and strategic studies (ISESS) Bambang Rukminto membantah pernyataan Aziz. Menurutnya, penangkapan dan penahanan dalam kasus teroris tidak perlu menunggu pemanggilan maupun penetapan tersangka.

    "Terkait dengan pemanggilan dan lain-lain saya tidak sepakat. Pemanggilan itu tentunya bisa diabaikan oleh kepolisian mungkin dengan pertimbangan khusus, kalau dipanggil bisa melarikan diri," ujar Bambang.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id