ICW: Pegawai KPK Hengkang karena Minim Keteladanan

    Fachri Audhia Hafiez - 17 November 2020 02:21 WIB
    ICW: Pegawai KPK Hengkang karena Minim Keteladanan
    Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kembali hengkang. Pegawai KPK dinilai mengundurkan diri karena ada masalah di pucuk pimpinan Lembaga Antikorupsi.

    "ICW melihat persoalan utama yang sedang mendera KPK saat ini adalah minimnya keteladanan pada level pimpinan," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis, Senin, 16 November 2020.

    Menurut Kurnia, pelanggaran kode etik Ketua KPK Firli Bahuri salah satu faktor rendahnya keteladanan di level pimpinan. Isu penaikan gaji serta pembelian mobil dinas juga dipandang melunturkan nilai integritas sebagian besar pimpinan KPK.

    Baca: Penasihat Wadah Pegawai Hengkang dari KPK

    Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK hasil revisi dituding menyebabkan situasi ini terjadi. Kondisi tersebut menjadi beban moral bagi pegawai.

    Penasihat Wadah Pegawai KPK Nanang Farid Syam mundur baru-baru ini. Nanang sedianya telah mengabdi selama 15 tahun di KPK.

    Mundurnya Nanang menambah daftar pegawai yang meninggalkan KPK di era kepemimpinan Firli. Nanang menyusul mantan juru bicara KPK Febri Diansyah yang lebih dulu meninggalkan Lembaga Antirasuah.

    Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango sempat menyebut 37 pegawai telah mengundurkan diri sepanjang Januari-September 2020. Namun, dia tidak membeberkan nama-nama pegawai yang undur diri.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id