KPK di Bawah Nakhoda Firli Tak Kenal 'Jumat Keramat'

    Candra Yuri Nuralam - 31 Maret 2021 11:02 WIB
    KPK di Bawah Nakhoda Firli Tak Kenal 'Jumat Keramat'
    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. MI/Susanto



    Bandung: Istilah 'Jumat keramat' lekat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tersangka korupsi kerap diungkap dan ditangkap di penghujung pekan. Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan budaya tersebut luntur saat KPK di bawah kepemimpinannya.

    Firli menegaskan tidak akan menggunakan metode penangkapan pada Jumat selama ia masih menjabat. Dia menegaskan penanganan perkara dan penetapan tersangka tidak bisa berdasarkan waktu-waktu tertentu.






    "Kami tidak ingin dikatakan (saat) kami menarget seseorang, pokoknya hari Jumat harus ada pengumuman tersangka," kata Firli di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Rabu, 31 Maret 2021.

    KPK akan menetapkan tersangka dan melakukan penahanan berdasarkan bukti-bukti yang telah ditemukan penyidik. Dia menegaskan tidak akan mencoba membangkitkan lagi 'Jumat keramat' di KPK.

    "Untuk mencari alat bukti, tentu kita melakukan penyelidikan dan penyidikan. Mencari keterangan saksi, mengumpulkan alat bukti. Dengan itu kita berharap ada terangnya perkara pidana korupsi," ujar Firli.

    Baca: Narapidana Sukamiskin Akan Diedukasi Pencegahan Korupsi

    Firli juga mengatakan penetapan dan pengumuman tersangka di eranya tidak bisa sembarangan. KPK tak pernah membeberkan nama sebelum tersangka ditangkap. Pasalnya, kata Firli, sikap terburu-buru itu cenderung mempermainkan nasib orang.

    "Kita tidak ingin lagi mengumumkan si A terlibat korupsi lama gitu prosesnya, menunggu. Kalau seseorang kita umumkan tersangka korupsi, setidaknya anak, istri, orang tua, handai tolan, keponakan itu juga ikut terpenjara, juga ikut menerima hukuman," terang Firli.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id