ABK Korban Perdagangan Orang Dibekali Izin Pelaut Palsu

    Siti Yona Hukmana - 25 Juni 2020 19:07 WIB
    ABK Korban Perdagangan Orang Dibekali Izin Pelaut Palsu
    Konferensi pers sindikat pemalsu izin keterampilan pelaut. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Kepolisian terus menelusuri sindikat pemalsu sertifikat keterampilan pelaut. Sertifikat itu pernah diterbitkan kepada anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

    "Sindikat ini juga terlibat dalam pembuatan sertifikat keterampilan pelaut para ABK Lu Qing Yuan Yu yang loncat dari kapal diungkap oleh Polda Kepulauan Riau," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Juni 2020.

    Fakta itu terungkap atas pemeriksaan saksi pihak Kementerian Perhubungan dan tersangka. Perbuatan sindikat ini telah memperburuk citra pelaut dan perizinan pelaut Indonesia di mata internasional.

    "Indonesia dianggap tidak profesional, dikarenakan para pelaut tersebut tidak pernah mengikuti proses pendidikan sebagai pelaut," ujar Nana.

    Polisi menangkap 11 tersangka. Mereka yakni DT, SH, SP, JA, IJ, GJM, S, IS, RR, RA dan RAS. Pemalsuan sertifikat dilakukan dengan meretas website resmi Kementerian Perhubungan.

    Peretasan guna meregistrasi nomor sertifikat keterampilan pelaut yang telah diterbitkan. Penerbitan sertifikat keterampilan pelaut palsu ditawarkan kepada pelaut warga negara Indonesia (WNI) dan asing (WNA).

    Para tersangka dikenakan Pasal 263, Pasal 264 KUHP, dan Pasal 30 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kesebelas tersangka terancam hukuman maksimal delapan tahun penjara.

    Sebelumnya, Polda Kepulauan Riau menemukan dua ABK, Reynalfi, 22, dan Andi Juniansyah, 30, terapung di perairan Kabupaten Karimun pada 7 Juni 2020. Kedua ABK mengaku loncat dari Kapal Lu Qing Yuan Yu 901 karena tak tahan perlakuan tidak manusiawi saat bekerja di kapal berbendera Tiongkok tersebut.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id