Cegah Korona, Kepala Lapas Diminta Tunda Terima Napi Baru

    Candra Yuri Nuralam - 19 Maret 2020 10:04 WIB
    Cegah Korona, Kepala Lapas Diminta Tunda Terima Napi Baru
    Ilustrasi Lapas. MI/Susanto
    Jakarta: Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Yunaedi, meminta Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memperhatikan betul napi yang masuk. Ini untuk meminimalisasi penyebaran virus korona (covid-19) di Lapas.

    "Coba bersurat dan berkoordinasi kepada aparat penegak hukum lain agar tidak dulu mengirim tahanan baru setidaknya sampai 14 hari ke depan," kata Yunaedi di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Dia meminta warga binaan yang keluar untuk menjalani persidangan dipastikan bersih sebelum masuk kembali ke Lapas. Yunaedi juga meminta warga binaan di karantina bila terindikasi sakit dengan gejala mirip virus korona.

    (Baca: Kunjungan Lapas Diganti Jadi Video Call)

    "Jangan sampai korona masuk. Nanti satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) bisa kena dampaknya," ujar Yunaedi.

    Dia juga meminta Lapas menyiapkan peralatan memadai untuk mengurangi penyebaran virus korona. Yunaedi meminta pejabat Lapas mengalokasikan anggaran untuk pembelian sabun, masker, dan hand sanitizer.

    "Bila tidak memungkinkan, ajukan rinciannya ke kami," tutur Yunaedi.

    Kebijakan ini berlaku untuk seluruh Lapas di Indonesia. Kebijakan mengacu arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Daerah.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id