Kemensos Pantau Perusahaan Penggalang Dana Covid-19 Tak Berizin

    Candra Yuri Nuralam - 16 Mei 2020 01:20 WIB
    Kemensos Pantau Perusahaan Penggalang Dana Covid-19 Tak Berizin
    Menteri Sosial Juliari Batubara menyerahkan bantuan sosial pada warga. Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) memantau perusahaan penggalang dana bantuan untuk pandemi virus korona (covid-19). Perusahaan penggalang dana harus memiliki izin resmi.

    "Penggalang dana yang bertentangan dengan peraturan sementara ini kami sedang memantau penyelenggara yang tidak berizin," kata Kasubdit Pemantauan dan Penyidikan Kemensos, Ani Iriani Freeyanti, dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2020.

    Ani mengatakan izin penting agar perusahaan penggalang dana tidak menyelewengkan hasil dana patungan masyarakat. Perusahaan penggalang dana wajib melaporkan dana yang terkumpul dan yang telah disalurkan ke masyarakat.

    (Baca: Donasi Penanganan Covid-19 Mencapai Rp98,6 Miliar)

    Namun, izin itu hanya untuk perusahaan yang menggalang dana skala nasional. Izin penggalangan dana skala daerah menjadi tanggung jawab pemerintah setempat.

    "Sampai saat ini ada 16 surat keputusan izin yang sudah kami keluarkan dan hanya enam dari total itu yang tidak aktif melaporkan kegiatannya setiap hari," ujar Ani.

    Ani mengatakan perusahaan penggalang dana tak berizin tidak langsung ditindak. Kemensos memberikan kelonggaran lantaran banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.

    "Artinya, izin bisa menyusul jika program sudah berjalan," tutur Ani.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id