Kebakaran Kejagung, Polri Fokus Selidiki Kejadian di Lantai 6

    Media Indonesia.com - 20 September 2020 06:48 WIB
    Kebakaran Kejagung, Polri Fokus Selidiki Kejadian di Lantai 6
    Kondisi gedung Kejagung usai terbakar. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Tim penyidik Bareskrim Polri akan fokus menyidik insiden kebakaran di lantai enam Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta. Lantai enam merupakan area yang pertama kali terbakar hingga menghanguskan seluruh gedung utama.

    "Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena arus pendek, tapi karena nyala api terbuka," ujar Kabareskrim Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu, 20 September 2020.

    Kebakaran Gedung Kejagung terjadi sekitar pukul 19.10 WIB, Sabtu, 22 Agustus 2020. Sebanyak 65 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk meredam kobaran api.

    Dugaan sementara penyebab kebakaran ialah adanya api yang menyala secara terbuka. Hasil itu didapatkan dari olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak enam kali dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

    Baca: Polisi Akan Periksa 12 Saksi Terkait Kebakaran di Kejagung

    Sebelumnya, Bareskrim mengungkapkan adanya api yang berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejagung. Api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat cairan yang mengandung senyawa hidrokarbon, serta kondisi gedung hanya disekat bahan yang mudah terbakar, seperti gipsum, lantai parkit, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya.

    Polri memastikan ada pihak yang akan bertanggung jawab atas peristiwa itu. Terduga pelaku bisa dijerat Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id