comscore

Ciri-ciri Kotak Amal Diduga Danai Teroris

Cindy - 17 Desember 2020 18:11 WIB
Ciri-ciri Kotak Amal Diduga Danai Teroris
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta: Kepolisian mencermati ciri-ciri kotak amal yang diduga mendanai kegiatan teroris Jemaah Islamiyah (JI). Nama yayasan dan contact person terlampir di kotak tersebut.

"Terlampir nomor Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), nomor SK Badan Zakat Nasional (Baznas) dan SK Kementerian Agama (Kemenag)," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis, 17 Desember 2020.
Ciri-ciri ini diketahui melalui keterangan tersangka FS alias Acil. Tersangka tersebut merupakan penyebar kotak amal dari Yayasan Abdurrahman Bin Auf (ABA).

Menurut Argo, kotak amal yang ditemukan jajaran di wilayah Jakarta, Lampung, Malang, Surabaya, Temanggung, Yogyakarta, dan Semarang berupa kotak kaca dengan rangka alumunium. Sedangkan, di wilayah Solo, Sumut, Pati, Magetan, dan Ambon berupa kotak kaca dengan rangka kayu.

Baca: 20.068 Kotak Amal Diduga Danai Teroris Jemaah Islamiyah

Menurut Argo, mayoritas kotak amal itu ditempatkan di warung makan konvensional karena hanya memerlukan izin dari pemilik warung. Kotak amal tidak mempunyai ciri-ciri spesifik yang mengarah ke organisasi teroris.

"Karena bertujuan agar tidak memancing kecurigaan masyarakat dan dapat berbaur. Bahkan mereka tidak pernah menggunakan yayasan palsu," ungkap Argo.

Pengumpulan dana kelompok teroris, kata dia, ditarik dari kotak amal sebelum dilaporkan audit keuangannya ke Baznas. Ini guna menjaga legalitas kotak amal tersebut.

Selain mencari dana lewat kotak amal, kelompok JI juga diduga mengumpulkan dana secara langsung. Biasanya, dana dikumpulkan dari acara-acara tertentu seperti tabligh akbar.

Menurut Argo, kelompok teroris khususnya JI saat ini berusaha terjun ke masyarakat karena kesulitan mengumpulkan dana. Anggota JI yang mengemban tugas untuk terjun ke masyarakat memiliki persyaratan tertentu.

"Seperti namanya masih bersih dari keterangan berita acara pemeriksaan (BAP) anggota yang sudah ditangkap dan biasanya sudah vakum dalam waktu yang cukup lama," ungkap Argo.

Pihaknya menemukan 20.068 kotak amal diduga mendanai kelompok teroris JI. Puluhan ribu kotak amal itu tersebar di 12 daerah di Indonesia.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id