Buku Tabungan dan Kartu ATM Jadi Bukti Pemufakatan Jahat Penyidik Robin

    Candra Yuri Nuralam - 23 April 2021 02:14 WIB
    Buku Tabungan dan Kartu ATM Jadi Bukti Pemufakatan Jahat Penyidik Robin
    Ketua KPK Firli Bahuri merilis kasus pemerasan penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 22 April 2021. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Polri Stefanus Robin Pattuju meminta Rp1,5 miliar kepada Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Duit itu untuk menutup perkara yang menjerat Syahrial.

    Pantauan Medcom.id, barang bukti dalam kasus itu hanya buku tabungan dan kartu ATM. Kedua alat bukti itu dipampangkan penyidik saat konferensi pers pengungkapan tersangka dan penahanan.






    "Rekening tercatat milik Riefka Amalia," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 22 April 2021.

    Firli mengatakan Robin baru menerima Rp1,3 miliar dari kesepakatan awalnya dengan Syahrial. Duit itu dikirim dengan cara mentransfer ke rekening Riefka hingga 59 kali.

    Robin, pengacara Maskur Husain, dan Syahrial ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai 2020 sampai 2021. Robin dan Maskur sudah ditahan. Sementara itu, Syahrial masih diperiksa intensif.

    Baca: Duit Rp1,3 Miliar Ditransfer 59 Kali dari Wali Kota Tanjung Balai ke Penyidik KPK

    Robin dan Maskur disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan Pasal 12 B atau Pasal 11  Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Sementara itu, Syahrial disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id