Polisi Belum Bisa Simpulkan Peristiwa Baku Tembak dengan 6 Pengikut Rizieq

    Siti Yona Hukmana - 06 Januari 2021 07:16 WIB
    Polisi Belum Bisa Simpulkan Peristiwa Baku Tembak dengan 6 Pengikut Rizieq
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Kasus penembakan terhadap enam pengikut Rizieq Shihab di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 belum juga menemukan titik terang. Polisi masih melakukan penyidikan.

    "Yang jelas untuk kasus di KM 50, sampai sekarang para penyidik Bareskrim Polri masih melaksanakan tugasnya untuk menyelesaikan itu, sehingga sampai sekarang juga belum bisa menyimpulkan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021. 

    Rusdi berharap kasus itu dapat selesai dalam waktu dekat. Dia memastikan penyidik Bareskrim Polri akan menyampaikan hasil penyidikan ke masyarakat. 

    "Kemudian juga kegiatan-kegiatan pengawasan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) juga akan dikomunikasikan kepada masyarakat," ujar jenderal bintang satu itu.

    Baca: Komnas HAM Belum Simpulkan Status Kasus Baku Tembak FPI-Polisi

    Rekonstruksi mengungkap baku tembak antara enam eks laskar Front Pembela Islam (FPI) dan polisi bermula dari gesekan di depan Hotel Novotel, Jalan Interchange, Karawang, Jawa Barat. Kendaraan polisi sempat dipepet mobil Toyota Avanza milik eks anggota FPI hingga ke pinggir jalan.

    Toyota Avanza itu langsung kabur setelah memepet mobil petugas. Kemudian, mobil Chevrolet Spin berisi enam orang pengikut Rizieq itu dari arah belakang berhenti di depan kendaraan polisi.

    Empat eks anggota FPI keluar dari mobil. Mereka menenteng senjata tajam lalu memukul mobil polisi. Polisi lalu keluar dari mobil dan melepaskan tembakan peringatan.

    Tembakan ini membuat empat orang itu kembali ke dalam mobil. Dua orang yang berada di dalam mobil Chevrolet Spin melepaskan tiga tembakan ke arah mobil polisi saat melaju ke Jembatan Badami menuju Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek.

    Baku tembak dan kejar-kejaran sempat terjadi di Jembatan Badami. Mobil Chevrolet Spin eks anggota FPI kemudian masuk Tol Jakarta-Cikampek menuju Rest Area KM 50.

    Mobil milik eks anggota FPI itu diadang saat keluar Rest Area KM 50. Sebanyak empat polisi mengempung mobil Chevrolet Spin tersebut. Empat eks anggota FPI ditangkap.

    Saat polisi memeriksa mobil, dua eks anggota FPI sudah tewas. Keduanya diduga terluka saat insiden baku tembak di Jembatan Badami, Karawang, Jawa Barat.

    Sebanyak empat pengikut Rizieq yang ditangkap tidak diborgol saat dibawa mobil polisi. Tiga eks anggota FPI duduk di kursi paling belakang dan satu anggota duduk di sebelah polisi di bagian tengah mobil.

    Saat mobil polisi melaju tak jauh dari Rest Area, tepatnya KM 51 Tol Jakarta-Cikampek, keempat eks anggota FPI itu mencoba merebut senjata api milik polisi. Aksi itu direspons dengan tembakan.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id