comscore

PPATK Usut Aliran Dana Briptu Hasbudi

Siti Yona Hukmana - 13 Mei 2022 10:26 WIB
PPATK Usut Aliran Dana Briptu Hasbudi
Ilustrasi Medcom.id.
Jakarta: Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengusut aliran dana tersangka kasus pertambangan emas ilegal, Briptu Hasbudi, 29. Pengusutan dilakukan kepada pihak-pihak yang diduga menerima uang haram tersebut.

"Kami lakukan analisis terkait pihak-pihak (yang menerima aliran dana)," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Mei 2022.
Selain itu, PPATK menelusuri aset-aset anggota Polairud Polres Tarakan itu. Namun, Ivan belum dapat memastikan jumlah aset yang dilacak.

"Masih berkembang terus," ujarnya.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengaku siap membantu Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menelusuri tindak pidana pencucian uang (TPPU) Briptu Hasbudi. Terutama memfasilitasi di PPATK.

"Pemintaan laporan hasil analisis (LHA) ke PPATK bisa langsung diajukan oleh Kapolda (Irjen Daniel Adityajaya). Kalau minta back up ya pasti kita bantu," kata Agus kepada Medcom.id.

Baca: Bareskrim Polri Fasilitasi Pengusutan TPPU Briptu Hasbudi di PPATK

Briptu Hasbudi ditangkap atas perkara menjalankan bisnis tambang emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan, Kabupaten Bulungan, Kaltara. Bos tambang tersebut diringkus saat berusaha menghilangkan barang bukti atas perkara yang menjeratnya.

Briptu Hasbudi ditangkap di Bandara Tarakan pukul 12.15 WITA pada Kamis, 5 Mei 2022. Pelaku diamankan saat berusaha melarikan diri bersama tersangka lainnya, Muliadi alias Adi.

Briptu Hasbudi telah ditahan di Polda Kaltara guna penyelidikan lebih lanjut. Dia dijerat Pasal 158 jo Pasal 160 Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id