comscore

Lowongan 11 Pimpinan Madya dan Pratama KPK Tertutup untuk Novel Cs

Candra Yuri Nuralam - 15 Februari 2022 00:32 WIB
Lowongan 11 Pimpinan Madya dan Pratama KPK Tertutup untuk Novel Cs
Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka seleksi untuk menduduki 11 jabatan pimpinan di tingkat madya dan pratama. Namun, lowongan itu tidak bisa diikuti mantan pegawai KPK yang sudah bergabung dengan Mabes Polri.

"Ada persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk dalam catatan umum untuk mengikuti seleksi ini," kata Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 14 Februari 2022.
Yusuf menjelaskan ada persyaratan umum dan khusus yang harus dipenuhi pelamar. Mantan penyidik KPK Novel Baswedan cs tidak memenuhi syarat umum.

Syarat umum, yakni pelamar harus berkewarganegaraan Indonesia. Lalu, memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Pelamar juga harus memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik.

Pelamar harus sehat jasmani dan rohani. Kemudian, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Syarat terakhir, yakni tidak pernah diberhentikan dengan hormat, tidak atas permintaan sendiri, atau tidak dengan hormat dari pegawai negeri sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, pegawai KPK, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta. Syarat ini yang membuat Novel cs tidak bisa ikut melamar. Novel cs pernah diberhentikan dengan hormat oleh KPK.

"Jadi, secara spesifik, secara khusus, itu sudah disebutkan, sehingga mudah-mudahan ini tidak menimbulkan penafsiran yang lain," ujar Yusuf.

Baca: KPK Buka Lowongan untuk 11 Pimpinan Madya dan Pratama

Pengisian jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Lembaga Antikorupsi tidak boleh membiarkan ada jabatan kosong berlarut karena berpotensi memperlambat penanganan rasuah di Indonesia.

Ada dua jabatan di tingkat madya yang dibutuhkan, yakni Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi, dan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. Sementara itu, sembilan jabatan di tingkat pratama, yakni Direktur Penyidikan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV, Kepala Sekretariat Dewan Pengawas, Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik, dan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi.

Lalu, di tingkat pratama KPK juga mencari pejabat untuk mengisi posisi Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi, Kepala Pusat Perencanaan Strategis Pemberantasan Korupsi, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id