Komisi Kejaksaan Duga Kasus Djoko Tjandra Libatkan Mafia Hukum

    Siti Yona Hukmana - 08 September 2020 03:05 WIB
    Komisi Kejaksaan Duga Kasus Djoko Tjandra Libatkan Mafia Hukum
    Terpidana kasus Bank Bali Djoko Tjandra dibawa kepolisian saat penandatanganan berita acara penyerahterimaan kepada Kejaksaan Agung di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2020. Foto: Antara/M Risyal Hidayat
    Jakarta: Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak menduga ada keterlibatan mafia hukum dalam kasus perlarian terpidana Djoko Soegiarto Tjandra. Pasalnya, kasus itu menjerat jaksa, polisi, pengacara, pengusaha, hingga politikus.

    "Sudah lintas dia. Jangan-jangan praktik ini juga terjadi dalam berbagai eskalasi yang selalu ditengarai ada mafia hukum yang tidak tersentuh," kata Barita dalam diskusi daring, Senin, 7 September 2020.

    Menurut dia, kondisi ini sangat berbahaya bagi penegakan hukum. Hal ini mengingat penegakan hukum selalu diwacanakan untuk memberantas mafia hukum.

    "Ini pertaruhannya adalah kredibilitas penegakan hukum, kredibilitas negara hukum, dan wajah atau potret penegakan hukum kita," ujar Barita. 

    Untuk itu, kata Barita, penegakan hukum perlu melibatkan masyarakat. Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki) diharap tak berhenti memantau.

    "Diharapkan bisa mengawal agar proses hukum itu bisa menyentuh sampai kepada oknum-oknum mafia sindikat hukum itu," tutur Barita. 

    Barita menegaskan kasus Djoko Tjandra tidak main-main. Aparat penegak hukum harus menuntaskan ke akar-akarnya. 
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id