Novel Baswedan Diganjar Penghargaan Internasional

    Candra Yuri Nuralam - 04 Februari 2020 12:55 WIB
    Novel Baswedan Diganjar Penghargaan Internasional
    Penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapatkan penghargaan antikorupsi internasional 2020. Penghargaan itu diberikan lembaga Perdana Internasional Anti-corruption Champion Foundation (PIACFF) asal Malaysia.

    "Novel Baswedan dianggap sebagai sosok yang tepat menerima penghargaan ini karena pada 11 April 2017 mendapatkan serangan berupa penyiraman air keras oleh orang tak dikenal sepulangnya dari ibadah salat Subuh," kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa 4 Januari 2020.

    Ali mengatakan perjuangan Novel melawan pelaku korupsi perlu diacungi jempol oleh dunia internasional. Novel tetap berjuang bersama Korps Antirasuah meski kondisi matanya sudah tidak bisa melihat dengan normal.

    Novel Baswedan Diganjar Penghargaan Internasional
    Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: MI/Rommy Pujianto

    Kasus penyerangan terhadap Novel menjadi perhatian masyarakat dunia. Asosiasi Amnesty International memaparkan penyerangan tersebut di Kongres Amerika Serikat pada Kamis, 25 Juli 2019. 

    "Lalu Manajer Advokasi Asia Pasifik Amnesty International, Francisco Bencosme, memaparkan penyerangan terhadap Novel Baswedan dalam forum "Human Rights in Southeast Asia: A Regional Outlook" yang diselenggarakan di Subkomite Asia, Pasifik, dan Non-proliferasi Komite Hubungan Luar Negeri Dewan Perwakilan AS," tutur Ali.

    Terakhir, pada 16 Desember 2019, Novel hadir dalam Sidang PBB di Gedung CR6 Gedung ADNEC, Abu Dhabi, Uni Emirates Arab. Dalam kesempatan itu, Novel berbicara tentang perlindungan bagi Lembaga Antikorupsi dan pegawai di dalamnya.

    Untuk itu Ali menilai Novel pantas untuk mendapatkan penghargaan itu. Nantinya, Novel bakal terbang ke Malaysia untuk mengambil penghargaannya.

    "Novel Baswedan mendapat undangan dalam rangkaian acara Upacara Peluncuran PIACCF pada Selasa, 11 Februari 2020 di Malaysia. Perdana Menteri Malaysia akan menjadi tuan rumah dalam acara ini," ujar Ali.

    Ali mengatakan KPK juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada banyak pihak yang selalu mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Lembaga Antikorupsi itu berjanji bakal terus menjaga komitmen pemberantasan korupsi ke depannya.





    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id