Anggota Kelompok Lekagak Telenggen Tertembak, 2 Luka 1 Tewas

    Siti Yona Hukmana - 10 Juni 2021 20:37 WIB
    Anggota Kelompok Lekagak Telenggen Tertembak, 2 Luka 1 Tewas
    Ilustrasi teroris. Medcom.id



    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi terlibat kontak tembak dengan teroris kelompok Lekagak Telenggen di Kampung Eromaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis, 10 Juni 2021. Sebanyak tiga orang kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB) itu terkena tembak.

    "Kelompok teroris KKB ini sudah semakin terdesak, tiga anggotanya berhasil dilumpuhkan," kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Al Qudussy dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 Juni 2021.

     



    Iqbal mengatakan akibat tembakan itu dua orang mengalami luka. Keduanya ialah Tinggiter dan Manis. Sementara itu, satu lainnya, Keminus Murib, tewas.

    "Diketahui dari informasi masyarakat dan hasil pantauan drone," ujar Iqbal.

    Satgas Nemangkawi juga menangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (KNPB-OPM) Manuel Metemko, 38. Dia diduga menyebar hoaks terkait isu-isu di Papua.

    (Baca: Semakin Brutal, KKB Tembak Satu Keluarga di Ilaga)

    Manuel ditangkap sekitar pukul 22.35 WIT, Rabu, 9 Juni 2021. Dia diduga menyebarkan informasi palsu atau hoaks, provokatif, kebencian atau permusuhan individu, maupun kelompok masyarakat dengan suku, agama ras dan antargolongan (SARA).

    Sejumlah postingan yang diduga melanggar pidana antara lain, menyebarkan foto yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya. Foto itu bertulis narasi 'Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak Papua, berhasil dibakar TPNPB, Kamis, 3 Juni 2021'.

    Lalu, 'Otsus gagal total, rakyat menolaknya, dan menuntut referendum, ribuan pasukan dikirim, korban jiwa di mana-mana, tokoh agama Katolik diteror OTK, isu teroris menggemah di tanah Papua. Pertanyaannya, Siapa peternak kejahatan kemanusian dan teroris di Indonesia dan Papua?'

    Iqbal mengultimatum pelaku penyebar hoaks lainnya. Dia menegaskan TNI-Polri akan menegakkan hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi mengandung ujaran kebencian dan hoaks.

    "Negara tidak akan kalah dengan segelintir orang dengan hasrat politik yang menumbalkan masyarakat sipil dan menyebar teror di provinsi Papua Indonesia," tegas Iqbal.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id