Brigadir AM Tersangka Penembakan Mahasiswa Kendari

    Juven Martua Sitompul - 07 November 2019 15:10 WIB
    Brigadir AM Tersangka Penembakan Mahasiswa Kendari
    Ilustrasi penembakan. Medcom.id
    Jakarta: Anggota Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigadir AM ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penembakan mahasiswa dalam demonstrasi di Kendari, Sultra. AM diduga terlibat insiden penembakan itu.

    “Berdasarkan gelar perkara menetapkan Brigadir AM sebagai tersangka,” kata Kasubdit V Dittipidum Bareskrim Polri Kombes Chuzaini Patoppoi di Gedung Humas Polri, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

    Patoppoi mengatakan penetapan tersangka Brigadir AM berdasarkan bukti yang didapat dari pemeriksaan 25 saksi. Termasuk enam anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran etik membawa senjata api saat mengamankan aksi unjuk rasa.

    “Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap ahli yang merupakan dokter yang melakukan visum terhadap korban,” ujarnya.

    Hasil visum korban penembakan Immawan Rendy menyebutkan mahasiswa Universitas Halu Uleo (UHU) itu tewas karena peluru tajam. Korban tewas lainnya, M Yusuf Kardawi tak terbukti terkena peluru tajam.

    Petugas juga menemukan tiga proyektil dan enam selongsong dari olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan uji balistik, proyektil dan selongsong itu identik dengan senjata milik Brigadir AM.

    “Hasilnya satu senjata identik dengan dua proyektil dan dua selongsong. Menyimpulkan dua proyektil dan selongsong identik senjata api jenis HS yang dimiliki Brigadir AM,” katanya.

    Dari bukti yang diperoleh, Brigadir AM diduga sebagai pelaku penembakan Rendy. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP ayat 3 atau 359 KUHP subsider Pasal 360 KUHP.

    “Terhadap Brigadir AM dilakukan penahanan dan berkas perkara dilimpahkan JPU,” pungkasnya.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id