Polisi Bantah Membatasi Akses Keluarga Tersangka Kerusuhan

    Kautsar Widya Prabowo - 14 Juni 2019 22:19 WIB
    Polisi Bantah Membatasi Akses Keluarga Tersangka Kerusuhan
    Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra
    Jakarta: Polri membantah mempersulit tersangka kerusuhan 22 Mei menemui keluarganya. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyebut polisi kala itu masih melakukan pemeriksaan secara intensif.

    "Perlu waktu memeriksa sehingga perlu ada ruang dan waktu penyidik melakukan upaya-upaya secara terkonsentrasi pemeriksaan," kata Asep di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019. 
    Mantan Kapolres Metro Bekasi Kabupaten itu menyebut kepolisian telah bersikap adil kepada para tahanan kerusuhan. Misalnya, dengan menangguhkan penahanan kepada 100 tersangka. Penangguhan atas pertimbangan tingkat keterlibatan para pelaku.

    "Artinya itu ada sebuah komunikasi baik keluarga maupun kuasa hukumnya jadi tidak benar (membatasi akses tersangka dengan keluarga), itu hanya persoalan waktu saja," ujarnya.

    Sebelumnya, lembaga Komisi untuk Orang Hilang dan korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebut polisi membatasi akses terhadap saksi dan tersangka kasus kerusuhan 21-22 Mei 2019. Berdasarkan pengaduan yang diterima, orang yang ditangkap kesulitan ditemui keluarganya.

    "Selain itu tidak mendapatkan bantuan hukum dari penasihat hukum atau advokat. Hal ini bertentangan dengan Pasal 60 KUHAP, di mana setiap tersangka berhak untuk menerima kunjungan dari keluarganya" kata Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi KontraS Feri Kusuma dalam konferensi persnya di kantor KontraS, Jakarta Pusat, Rabu 12 Juni 2019.

    Feri menambahkan usai kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu KontraS membuka posko pengaduan selama 4 hari. "Ada 7 laporan ke kita terkait kerusuhan tersebut, itu setelah digabung dengan laporan dari LBH Jakarta," ujarnya.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id