KPK Diharap Tak Hanya Sibuk OTT

    Yurike Budiman - 09 Januari 2020 17:44 WIB
    KPK Diharap Tak Hanya Sibuk OTT
    Lambang KPK. Foto: MI/Panca Syurkani
    Jakarta: Kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tak bisa dinilai dari operasi tangkap tangan (OTT) semata. Lembaga Antirasuah yang kini di bawah komando Firli Bahuri harus juga fokus pada pencegahan. 

    "Bukan bertambahnya OTT tetapi berkurangnya orang-orang yang melakukan korupsi. Dengan demikian apa yang dilakukan pemerintah dan menjadi tugasnya itu yang dikatakan berhasil," kata Ketua Umum Vox Point Indonesia, Handojo Budhisedjati, dalam diskusi di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020.

    Menurut dia, masyarakat menginginkan pencegahan korupsi diperkuat. Pasalnya, OTT yang seharusnya memberi efek jera, ternyata tidak berhasil menekan kasus korupsi.

    "KPK dibuat selain untuk melihat bahwa kinerja kejaksaan, kepolisian dan sebagainya harus ditingkatkan, sehingga dibentuk ad hoc KPK. Tujuan pemerintah pada saat itu adalah menimbulkan efek jera kalau orang itu ditangkap (OTT). Ternyata setelah berjilid-jilid KPK, bukannya berkurang korupsi itu tapi kita bisa melihat banyak sekali terjadi OTT," papar Handojo.

    Dia menilai OTT bukan sesuatu yang positif jika dilihat dari sisi pencegahan korupsi. Pemerintah diharapkan bisa mengubah cara pandang publik dari berbudaya korupsi, menjadi budaya antikorupsi. 

    "Ini yang masih susah sekali. Pergantian mindset inilah yang diharapkan oleh masyarakat itu terjadi, baik itu di birokrasi, legislatif, dan di penyelenggara negara. Artinya kita juga harus melihat dan memperkuat sisi pencegahan," ujar dia.

    Pencegahan korupsi, kata dia, ada banyak macamnya. Hal ini harus dieksplorasi KPK di bawah kepemimpinan baru. 

    "Agar di dalam kinerja empat tahun yang akan kita ketahui pada akhir 2023 itu terjadi perubahan signifikan terhadap korupsi di Indonesia. Itu sebenarnya tolok ukur pada kinerja KPK yang baru," pungkas dia.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id