Djoko Tjandra Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu

    Siti Yona Hukmana - 14 Agustus 2020 17:43 WIB
    Djoko Tjandra Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu
    Djoko Tjandra (rompi oranye) tiba di Bandara Halim Perdanakusuma/Media Indonesia/Fransisco Carolio.
    Jakarta: Hukuman narapidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra bakal semakin berat. Dia tersangkut pembuatan surat jalan palsu.

    "Gelar perkara dilakukan tadi pagi selesai pukul 11.30 WIB dan ditetapkan Djoko Soegiarto Tjandra sebagai tersangka surat jalan palsu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Agustus 2020. 

    Djoko Tjandra terbukti memerintahkan kuasa hukumnya, Anita Kolopaking untuk meminta eks Kepala Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo menerbitkan surat jalan. Surat itu memudahkan Djoko melenggang di Indonesia selama menjadi buron Kejaksaan Agung. 

    Baca: Polri Tunda Gelar Perkara Kasus Djoko Tjandra

    "Jadi sudah ada tiga tersangka dalam kasus surat jalan palsu, Djoko Tjandra, Brigjen Prasetyo Utomo dan Anita Kolopaking," ujar Argo. 

    Djoko Tjandra dijerat Pasal 263 ayat 1 dan 2 tentang Penggunaan Surat Palsu, Pasal 426, Pasal 221 KUHP. Dia terancam hukuman lima tahun penjara. 

    Djoko Tjandra ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 30 Juli 2020.  Djoko sempat dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri dalam rangka pemeriksaan. Kini, dia telah dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Salemba, Jakarta Pusat.

    Brigjen Prasetyo dan Anita Kolopaking telah ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri. Keduanya dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang Penggunaan Surat Palsu dan Pasal 223 KUHP tentang Pemberian Pertolongan terhadap Orang yang Ditahan. Mereka terancam hukuman enam tahun penjara.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id