Kuasa Hukum Djoko Tjandra Laporkan Akun Twitter @xdigeeembok

    Siti Yona Hukmana - 16 Juli 2020 15:36 WIB
    Kuasa Hukum Djoko Tjandra Laporkan Akun Twitter @xdigeeembok
    Kuasa Hukum buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Kolopaking. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Kuasa Hukum buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Kolopaking, menyambangi Mabes Polri, Jakarta Selatan. Anita melaporkan akun Twitter El Diablo @xdigeeembok.

    "Iya betul (melaporkan akun Twitter El Diablo)," kata Anita di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Juli 2020.

    Anita disebut-sebut membantu Djoko keluar masuk Indonesia dengan mudah.

    Namun, Anita belum mau bicara banyak. Dia akan menjelaskan setelah laporannya diterima polisi.

    "Nanti ya setelah laporan polisi (LP) jadi lebih enak," kata Anita di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Juli 2020.

    Akun Twitter El Diablo @xdigeeembok membongkar sosok pejabat yang mempermudah urusan Djoko Tjandra di Indonesia. Djoko dibantu Anita membereskan urusan itu.

    (Baca: Jejak Brigjen Prasetyo 'Jembatan' Pelesiran Djoko Tjandra)

    Anita disebut mendatangi sejumlah pejabat, seperti lurah, polisi, kejaksaan, hingga imigrasi. Ini untuk mempermudah Djoko masuk Indonesia, memperoleh KTP berbasis elektronik (KTP-el), hingga mendaftar peninjauan kembali (PK).

    Salah satu yang membuat Djoko bebas keluar masuk ialah surat jalan dari Baresrim Polri. Surat ini disebut diurus Anita.

    "Setelah nama Djoko Tjandra hilang dari daftar hitam Interpol. Anita Kolopaking mengurus surat jalan lewat Bareskrim. Dalam surat jalan tersebut tertulis nama Joko Soegiarto Tjandra disebut sebagai konsultan," beber @xdigeeembok.

    Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo. Ia terbukti menyalahgunakan wewenang mengeluarkan surat jalan bagi Djoko.

    "Benar (dicopot jabatanya)," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada Medcom.id, Rabu, 15 Juli 2020.
     
    Pencopotan Brigjen Prasetyo tertuang dalam surat telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal 15 Juli 2020. Brigjen Prasetyo dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id