Laely dan Djumadil Belajar Memutilasi dari Medsos

    Christian - 19 September 2020 04:46 WIB
    Laely dan Djumadil Belajar Memutilasi dari Medsos
    Rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi jasad di Kalibata City, Jakarta Selatan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Laely Atik Supriyatin, 27, dan Djumadil Al Fajar, 26, menghabisi nyawa dan memutilasi tubuh Rinaldi Harley Wismanu di Apartemen Pasar Baru Mansion, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Laely dan Djumadil belajar melakukan tindakan keji itu dari dunia maya.

    "Dari medsos (media sosial) mereka bisa tahu cara potong tubuh," ujar Wakil Direktur (Wadir) Krimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jean Calvin Simanjuntak, saat rekonstruksi kasus mutilasi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat, 18 September 2020.

    Ada 37 adegan yang diperagakan Laely dan Djumadil dalam rekonstruksi ini. Sebanyak 13 adegan berlangsung di lokasi sebelum terjadi pembunuhan sadis terhadap Rinaldi. Ada empat lokasi besar yang menjadi perhatian kepolisian dalam rekonstruksi ini.

    Lokasi pertama berada di indekos Laely yang berada di kawasan Depok, Jawa Barat. Di indekos tersebut, Laely merencanakan perampokan sekaligus membunuh Rinaldi.
     
     

    Lokasi kedua adalah Apartemen Pasar Baru Mantion, Jakarta Pusat. "Di sinilah kedua pelaku mengeksekusi korban. Dari membunuh hingga memotong tubuh korban," ujarnya.

    Lokasi ketiga yakni Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Di apartemen tersebut, potongan tubuh Rinaldi disimpan sebelum akan dibawa ke lokasi keempat yakni kontrakan pelaku di kawasan Depok, Jawa Barat. Pelaku berencana mengubur potongan tubuh Rinaldi di kontrakan yang baru disewa itu.

    Baca: Tubuh Rinaldi Dimutilasi Selama Dua Hari

    Laely dan Djumadil ditangkap di Perumahan Permata Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Rabu, 16 September 2020. Motif pembunuhan ini karena ingin menguasai harta benda korban.

    Sepasang kekasih itu dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan Berat, dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka terancam hukuman mati.

    (AZF)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id