Diduga Mencemarkan Nama Baik, Stafsus BUMN Dilaporkan ke Polisi

    Siti Yona Hukmana - 16 November 2020 18:42 WIB
    Diduga Mencemarkan Nama Baik, Stafsus BUMN Dilaporkan ke Polisi
    Ketua Umum DPP Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Indonesia, Mustar Bona Ventura. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga dilaporkan ke Bareskrim Polri. Arya diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik.

    "Hari ini kami mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan staf khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, yang sudah sangat mencemarkan nama baik organisasi, melakukan fitnah-fitnah," kata Ketua Umum DPP Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Indonesia, Mustar Bona Ventura, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 16 November 2020.

    Arya menyampaikan komisaris yang berasal dari Pospera sudah membuat rugi BUMN. Menurut Bona, pernyataan Arya itu merupakan fitnah.

    "Itu tidak, karena data-datanya ada, lengkap, tidak asal bicara. Pernyataannya menurut kami sangat mencemarkan nama baik," ujar Bona.

    Bona mengatakan Arya juga membunuh karakter kader-kader Pospera yang bertugas di Kementerian BUMN. Pelaporan ini dilakukan serentak di 27 provinsi.

    "Menurut kami, ini adalah upaya membunuh karakter kader-kader Pospera yang saat ini bertugas di Kementerian BUMN. Kita bawa bukti dan akan kami laporkan secara utuh secara resmi dan juga serentak di 27 provinsi di polda masing-masing," tegas Bona.

    Baca: Pembentukan Subholding Dorong Pertamina Makin Lincah

    Bona membawa sejumlah bukti-bukti terkait pernyataan Arya yang dianggap mencemarkan nama baik Pospera. Bukti itu berupa pernyataan Arya di sebuah Whatsapp Group (WAG).

    "Percakapan inilah yang menurut kami sangat mencemarkan nama baik sebagai organisasi yang sudah sepuluh tahun menjadi posko perjuangan rakyat. Jujur kami kecewa dengan pernyataannya, tutur Bona.

    Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/B/0647/lX/2020/Bareskrim pada 16 November 2020. Arya dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id