Tiga Kepala Daerah Sepakat jadi Agen KPK

    Juven Martua Sitompul - 12 Juni 2019 16:41 WIB
    Tiga Kepala Daerah Sepakat jadi Agen KPK
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan sejumlah kepala daerah yang baru dilantik menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) - Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
    Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan tiga kepala daerah terpilih merampungkan pertemuan dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiga kepala daerah banyak menerima wejangan tentang pencegahan korupsi dari pimpinan KPK.

    "Diterima KPK tadi banyak diskusi, masukan. Terutama tadi bagaimana gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah itu keinginan bersama sepakat sebagai agen pencegahan atau agen pemberantasan korupsi di daerah," kata Tjahjo di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019.

    Tjahjo mengungkapkan dalam pertemuan pimpinan KPK menyampaikan area-area rawan korupsi. Termasuk laporan-laporan masyarakat terkait dugaan praktik korupsi di daerah. KPK ingin ketiga kepala daerah itu memiliki semangat antikorupsi.

    "Paling tidak ingin membangun pemerintahan bersih dan berwibawa," ujarnya.

    Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berjanji bekerja serius dan bersih. Dia dan wakilnya Chusnunia Chalim ingin menjadi contoh baik bagi jajarannya di Lampung.

    "Saya dengan wakil gubernur ingin menunjukkan keteladanan agar di kemudian hari Lampung itu kemungkinan kecil kejadian yang menimbulkan penyimpangan, karena kalau pemimpinnya teladan biasanya menurun sampai ke bawah," kata Arinal.

    Gubernur Maluku Murad Ismail menyebut petuah yang disampaikan pimpinan KPK dalam pertemuan itu menjadi pelajaran yang berharga untuk masa kepemimpinannya lima tahun ke depan. Dia dan wakilnya Barnabas Orno sepakat menjadi agen KPK di Maluku.

    "Kedua kita sesuai tadi arahan dari bapak-bapak kita yang di depan itu bahwa masalah jual beli jabatan masalah itu kita sudah bersepakat untuk tidak terjadi," ujarnya.

    Murad juga bertekad kedatangannya ke markas Lembaga Antirasuah menjadi yang pertama dan terakhir. Mantan Kepala Korps Brimob itu berjanji memegang teguh semangat antikorupsi KPK.

    "Insyaallah kita akan pegang betul apa yang telah dibicarakan oleh KPK dan apa yang kita sampaikan dan kita adalah agen KPK di daerah, kita bisa melaksanakan tugas secara baik jujur dan melayani," ucap dia.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id