Yasonna Mengakui Petugas Lapas Lalai Mengawal Novanto

    Arga sumantri - 17 Juni 2019 18:57 WIB
    Yasonna Mengakui Petugas Lapas Lalai Mengawal Novanto
    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengakui ada faktor kelalaian petugas dalam kasus dugaan pelesiran terpidana kasus korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el) Setya Novanto. Yasonna menyesalkan Novanto bisa lepas dari pengawasan.

    "Memang ada kelalaian di petugas saya, mengapa diizinkan dia (Novanto) tanpa pengawasan sampai ke bayar bill," kata Yasonna ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin,17 Juni 2019. 
    Menurut Yasonna prosedur tetap (Protap) pengawalan narapidana korupsi, termasuk Novanto sudah ada. Di sisi lain, kata Yasonna, dalam kasus ini Novanto memang sengaja beritikad tidak baik. 

    "Beliau ini kan pejabat. Maunya jangan begitulah, kita sebagai orang-orang yang sudah punya pendidikan," ucap Yasonna. 

    Namun, Yasonna juga menganggap, petugas Lapas merupakan korban Novanto. Akibat ulah mantan Ketua Umum Golkar itu, sang pengawal terancam kena sanksi. 

    (Baca juga: Alasan Menkumham Pindahkan Novanto ke Rutan Gunung Sindur)

    "Lihat juga jangan sampai kita mengorbankan orang lain, ini si anak (petugas) kan jadi korban," ujarnya. 

    Bagi Yasonna, kelakuan Novanto bukan hal yang sifatnya spontan. Ia yakin Novanto sudah merencanakan peristiwa itu. 

    "Rupanya kita tahu belakangan sudah ada mobil menunggu, memang sudah direncanakan tampaknya juga," ucap politikus PDI Perjuangan itu. 

    Terpidana kasus korupsi mega proyek KTP-el Setya Novanto kembali berulah. Jumat, 15 Juni 2019, Setnov tertangkap pelesiran bersama perempuan yang diduga istrinya, Deisty Tagor, ke toko bahan bangunan di bilangan Padalarang, Bandung. 

    Sebelumnya, Setnov minta izin kepada pengawal naik ke lantai 3 RS Santosa, Bandung, untuk membayar tagihan. Atas kejadian itu, Novanto sementara dipindahkan ke ruang observasi Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
     



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id