MA Bebaskan Terdakwa SKL BLBI Syafruddin Arsyad

    Juven Martua Sitompul - 09 Juli 2019 15:46 WIB
    MA Bebaskan Terdakwa SKL BLBI Syafruddin Arsyad
    Pengadilan. Foto: MI/Susanto.
    Jakarta: Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung. Syafruddin terlepas dari vonis perkara dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

    Dalam amar putusannya, majelis hakim agung MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Dia sedianya divonis dengan 15 tahun pidana penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

    "Membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta nomor 29/PID.SUS.TPK-2018/PT.DKI tanggal 2 Januari 2019 yang mengubah amar putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.

    Menurut Abdullah, majelis Hakim MA menyatakan terdakwa Syafruddin terbukti melakukan perbuatan sebagaimana didakwakan, tetapi hal itu dipandang bukan suatu tindak pidana. Dengan demikian, terdakwa Syafruddin dilepaskan dari segala tuntutan hukum.

    Baca: KPK Disebut Mengambil Alih Peran BPK

    "Memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya. Memerintahkan agar Terdakwa dikeluarkan dari tahanan," kata Abdullah.

    Sidang ini dipimpin oleh majelis hakim agung yang diketuai Salman Luthan dengan hakim anggota Syamsul Rakan Chaniago dan Mohamad Askin. Dalam memutuskan perkara ini, terdapat dissenting opinion atau perbedaan pendapat di antara majelis hakim agung.

    Hakim ketua Salman Luthan sependapat dengan putusan pengadilan tingkat pertama dan tingkat kedua. Sementara itu, hakim Anggota Syamsul Rakan Chaniago berpendapat perbuatan Syafruddin merupakan perbuatan hukum perdata. Hakim anggota Mohamad Askin pun menyatakan perbuatan Syafruddin merupakan perbuatan hukum administrasi.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id