Jokowi Masih Rahasiakan Nama Dewan Pengawas KPK

    Damar Iradat - 02 Desember 2019 15:21 WIB
    Jokowi Masih Rahasiakan Nama Dewan Pengawas KPK
    Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: Damar Iradat/Medcom.id
    Jakarta: Presiden Joko Widodo masih menjaring nama-nama yang masuk untuk menjadi anggota dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Jokowi belum mau membuka nama-nama tersebut.

    "Yang jelas kita ingin memilih yang tentu saja memiliki track record yang baik, integritas yang baik," ujar Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.

    Jokowi menekankan anggota dewan pengawas harus memiliki pengalaman di bidang hukum pidana. Anggota dewan pengawas juga harus memiliki pengalamam dalam audit pemeriksaan.

    "Misalnya untuk sebuah pengelolaan keuangan yang penting," papar dia. 

    Jokowi sebelumnya menyebut anggota dewan pengawas akan dilantik berbarengan dengan pimpinan KPK periode 2019-2023. Anggota dewan pengawas merupakan dampak dari berlakunya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. 

    Kehadiran dewan pengawas di bawah Presiden diatur dalam Pasal 37A, Pasal 37B, Pasal 37C, Pasal 37D, Pasal 37E, Pasal 37F, Pasal 37G, Pasal 69A, Pasal 69B, Pasal 69C, dan Pasal 69D UU KPK.

    Anggota dewan pengawas berjumlah lima orang. Tugas mereka mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberikan izin atau tidak terhadap penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan.

    Dewan pengawas bisa merestui secara tertulis atau tidak tertulis terhadap permintaan izin-izin itu paling lama 1x24 jam sejak diajukan. Mereka juga menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran kode etik pimpinan dan pegawai KPK.

    Pasal 69 D UU KPK menyebutkan, "Sebelum Dewan Pengawas terbentuk, pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi dilaksanakan berdasarkan ketentuan sebelum UU ini diubah".



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id