comscore

Terbukti Lalai di Kasus M Kece, 2 Penjaga Rutan Ditahan

Siti Yona Hukmana - 05 November 2021 15:53 WIB
Terbukti Lalai di Kasus M Kece, 2 Penjaga Rutan Ditahan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Sebanyak dua penjaga Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bareskrim Polri Bripka Wandoyo Edi dan Bripda Saep Sigit telah menjalani sidang disiplin pada Rabu, 3 November 2021. Keduanya terbukti lalai saat peristiwa penganiayaan terhadap tersangka Muhammad Kosman alias M Kece.

"Telah memberikan sanksi penempatan khusus (patsus) selama tujuh hari di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat, 5 November 2021.
Ramadhan mengatakan keduanya dimasukkan ke sel khusus. Namun, perlakuannya tidak sama dengan pelaku pelanggaran pidana.

"Kalau bentuknya gimana, ya diamankan di dalam sel. Tapi bentuknya bukan sel tahanan, namanya itu penempatan khusus di Propam," jelas Ramadhan.

Sementara itu, Ramadhan Propam belum menjatuhkan saksi terhadap Kepala Rutan Bareskrim AKP Imam Suhondo. Proses masih berlangsung.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte mengeroyok M Kece di kamar selnya pada Kamis dini hari, 26 Agustus 2021. Wajah dan badan M Kece dilumuri kotoran manusia hingga dipukul.

Keesokan harinya pukul 15.00 WIB, Irjen Napoleon kembali menganiaya M Kece seorang diri. Motif pengeroyokan dan penganiayaan karena tidak terima agama Islam dihina. Penganiayaan ini luput dari penjagaan tahanan.

Polisi menetapkan lima tersangka dalam kasus penganiayaan M Kece. Mereka yani, terpidana kasus suap dan penghapusan red notice buron Djoko Tjandra, Irjen Napoleon, tahanan kasus uang palsu, DH; narapidana kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), DW; narapidana kasus penipuan dan penggelapan, H alias C alias RT; dan narapidana kasus perlindungan konsumen, HP.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Dengan ancaman lima tahun enam bulan penjara.

Baca: Polisi: Napoleon Ingin Menunjukkan Berkuasa di Rutan
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id