Polri Petakan Wilayah Buruh Mogok Kerja

    Siti Yona Hukmana - 07 Oktober 2020 17:19 WIB
    Polri Petakan Wilayah Buruh Mogok Kerja
    Ilustrasi demo buruh. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Polri memetakan wilayah pergerakan mogok kerja dan demo buruh se-Indonesia. Mogok nasional itu dilakukan karena tidak setuju dengan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

    "Tentunya apapun yang terjadi polri selalu melayani kegiatan yang dilakukan rekan-rekan di kewilayahan serikat pekerja, tentunya tetap kami amankan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Awi mengatakan pengamanan dan pelayanan itu menjadi tugas melekat Polri. Namun, dia tetap berharap demo buruh tidak dilakukan di tengah pandemi untuk mencegah klaster baru penyebaran covid-19.

    "(Kalau ada ditemukan buruh demo) kita kedepankan adalah kegiatan-kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum adalah hal yang terkakhir," ungkap jenderal bintang satu itu.

    Baca: KSPI Kukuh Tetap Lakukan Mogok Nasional

    Sebanyak 2 juta buruh merencanakan mogok kerja mulai Selasa, 6 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2020. Dasar hukum mogok nasional adalah Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan UU Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik.

    Buruh yang mogok kerja tergabung dari 32 federasi dan serikat. Selain mogok nasional, buruh akan mengambil tindakan strategis lain sepanjang waktu sesuai mekanisme konstitusi dan perundang-undangan.

    UU Ciptaker dinilai merugikan buruh. Salah satunya, menghapus ketentuan upah minimum di kabupaten/kota, dan juga dapat menurunkan pesangon.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id