2 Pria Mengaku Warga Kekaisaran Sunda Terancam Bui 2 Bulan

    Siti Yona Hukmana - 05 Mei 2021 15:17 WIB
    2 Pria Mengaku Warga Kekaisaran Sunda Terancam Bui 2 Bulan
    Polisi menilang kendaraan milik pelaku. DOK Istimewa



    Jakarta: Polisi menangkap dua pria yang mengaku warga Kekaisaran Sunda Nusantara saat melanggar lalu lintas. Keduanya ditangkap di Gerbang Tol Cawang, Jakarta Timur, tepatnya di KM 3 Cawang arah Bogor sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu, 5 Mei 2021.

    "Kita tilang karena tidak dapat menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan nomor polisi tidak sesuai aturan," kata Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya Kompol Akmal saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.






    Kedua pria bernama Rusdi Karepesina dan Rudy Dhanian Toro itu dikenakan Pasal 288 dan 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

    Pasal 288 ayat 1 menyatakan setiap pengendara yang tak memiliki STNK dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu. Sedangkan, Pasal 280 menyebutkan setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

    Penangkapan bermula saat polisi mencurigai kendaraan Pajero Sport berpelat biru SN 45 RSD yang melintas di KM 3 Cawang arah Bekasi. Mobil berwarna hitam itu juga terdapat tiga stiker. Salah satunya, bertuliskan International Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

    Baca: 2 Pria Mengaku Warga Kekaisaran Sunda Nusantara Ditangkap

    Polisi menyetop mobil itu. Kemudian, meminta kedua pria menyerahkan STNK dan surat izin mengemudi (SIM). Namun, kedua pria tidak bisa memperlihatkan STNK dan SIM yang sah.

    "Enggak ada surat kendaraan. Cuma bawa STNK terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara," ujar Akmal.

    Akmal menyebut kedua pria itu hendak menjemput keluarganya ke Bogor, Jawa Barat. Kedua pria mengaku warga Kekaisaran Sunda Nusantara.

    "Kayak Sunda Empire gitu," ujar Akmal.

    Kedua pria tengah diinterogasi polisi di Kantor PJR Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Sementara i8tu, kendaraannya disita di Mapolda Metro Jaya.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id