KPK Periksa 5 Pegawai Lapas Sukamiskin

    Candra Yuri Nuralam - 19 Februari 2020 11:11 WIB
    KPK Periksa 5 Pegawai Lapas Sukamiskin
    Ilustrasi KPK. Foto: MI
    Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima pegawai Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Kelimanya diperiksa sebagai saksi buat tersangka suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Sukamiskin, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. 

    "Kelimanya Wawan Setiawan, Joaquin Lucio, Danang Sugiharto, Ade Budi Dharma, dan Sukma Setiabudi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Februari 2020.

    Penyidik juga memanggil pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Hukum dan HAM Slamet Widodo. Dia bakal diperiksa sebagai saksi buat tersangka Wawan. 

    Keenamnya bakal diusut hubungannya dengan Wawan. Keterangan saksi bakal menjadi pendalaman bukti yang ditemukan penyidik.

    KPK Periksa 5 Pegawai Lapas Sukamiskin
    Tersangka suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Sukamiskin, Tubagus Chaeri Wardana. Foto: ANT/Indrianto Eko Suwarso 

    Kasus suap fasilitas lapas merupakan pengembangan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Wawan. Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu menyuap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. 

    Suap diduga agar Wawan bebas keluar masuk Lapas. KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. 

    Mereka adalah eks Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Wahid Husein dan Deddy Handoko. Kemudian, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar, dan dua warga binaan, Wawan dan eks Bupati Bangkalan Fuad Amin.

    Fuad meninggal saat penyidikan berjalan. KPK fokus menangani perkara yang melibatkan empat tersangka lain. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id