3 Karyawan Bank Diselisik Soal Jiwasraya

    Antara - 28 Februari 2020 06:28 WIB
    3 Karyawan Bank Diselisik Soal Jiwasraya
    Ilustrasi. Dokumentasi Media Indonesia
    Jakarta: Tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung memeriksa tiga karyawan perbankan. Mereka yang diperiksa bekerja di bank tempat penyimpanan dana yang diduga terkait dengan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). 

    "Penyidik meminta keterangan dari ketiga karyawan bank tersebut untuk mendapatkan data terkait rekening tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono melansir Antara, Jumat, 28 Februari 2020. 

    Selain itu, penyidik Kejagung juga memeriksa 19 orang lainnya sepanjang Kamis, 27 Februari 2020. Sebagian besar merupakan pemeriksaan lanjutan atau tambahan dari pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup.

    Baca: Pemerintah Masih Pertimbangkan Opsi Penyelamatan Jiwasraya

    Hari menjelaskan, 19 saksi itu terdiri dari beragam perusahaan. Tujuh saksi dari manajemen Jiwasraya, tujuh saksi perusahaan emiten yang melantai di bursa saham, satu saksi dari perusahaan manajemen investasi, satu saksi yang keberatan pemblokiran rekening saham/SID, dan tiga saksi pegawai tersangka Benny Tjokrosaputro dan PT. Hanson Internasional.

    Kejagung menetapkan enam tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto.

    3 Karyawan Bank Diselisik Soal Jiwasraya
    Ilustrasi. Foto: Antara/Galih Pradipta
     
    Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b serta Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Teranyar, Benny dan Heru ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id